Minggu, 17 Februari 2013

karya ilmiah tentang minat belajar siswa



Tugas ini  syarat untuk mengikuti ujian semester II pada tahun ajaran 2012/2013

JUDUL                           :MINAT BELAJAR SISWA
PENULIS                       : LISA YANA 
KELAS                             : XI IPS 4
GURU PEMBIMBING  : DRA.FEBRI HAMIDA


SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 3 PEKANBARU
TAHUN AJARAN 2012 / 2013
KATA PENGANTAR
            Puji syukur saya ucapankan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahahan Rahmat – Nya sehingga karya ilmiah dengan topik “MINAT BELAJAR SISWA” dapat diselesaikan tepat pada waktunya, penulisan karya ilmiah ini sebagai syarat ujian semester genap tahun ajaran 2012/2013 . Dalam memilih topik ini saya melihat akhir – akhir ini Minat Belajar Siswa menurun karena disebabkan beberapa faktor tertentu ,seperti sering bermain handphone , dan lain - lain.
            Harapan saya , semoga karya tulis ini dapat menambah bahan bacaan , baik bagi guru , calon guru atau siapapun tentang permasalahan keguruan . semoga pula bahan bacaan ini memberi mamfaat , terutama sekali dalam melaksanakan profesional dalam bidang kependidikan .


                                                                                               
                                                                                                            Pekanbaru, Febuari 2013


                                                                                                                        Penulis










(i)
DAFTAR ISI
I .KATA PENGANTAR       ..........................................................................................     (i)
II.DAFTAR ISI                     .........................................................................................      (ii)

BAB I PENDAHULUAN    ....................................................................................... Halaman
                1.1       Latar Belakang      ............................................................................................ 1
                2.1       Rumusan Masalah  ............................................................................................ 1
                3.1       Batasan Masalah    ............................................................................................ 1
                4.1       Tujuan Penulisan    ............................................................................................ 1


BAB II PEMBAHASAN      ....................................................................................... Halaman
2.1  Minat Belajar Siswa........................................................................................... 2
2.2  Membangkitkan Minat Belajar Siswa .............................................................  3-4

BAB III PENUTUPAN        ....................................................................................... Halaman
3.1 Kesimpulan             ............................................................................................ 5
3.2 Saran                       ............................................................................................ 5


DAFTAR PUSTAKA          














(ii)
 
MINAT BELAJAR SISWA
BAB I
PENDAHULUAN
1. 1 Latar Belakang
            Pada akhir – akhir ini kita melihat minat belajar siwa menurun , seperti sering bermain hp, tidak mengerjakan pr , dan sering keluar saat guru menerangkan sehingga prestasi akademik siswa menurun. Faktor utama penyebab minat belajar siswa rendah yaitu siswa sangat malas untuk belajar dan siswa tidak mau mengulangi pelajaran yang diberi oleh gurunya di rumah .
 Dalam melaksanakan tugas keguruan , diperlukan adanya kemampuan atau kompentensi propesional yang menjadi prasyarat keberhasilan suatu pelaksanaan tugas . kemampuan profesional ini , terutama bertalian dengan bagaimana menciptakan lingkungan untuk terjadinya proses pembelajaraan yaitu dengan menerapkan metode pembelajaraan yang efektif dan efisien .Hal ini sangat penting dikuasai oleh guru karena tuntutan pokok yang dihadapi sehari-hari dalam tugas propesionalnya ,maka dari itu saya mengangkat topik ini.
           
1.2 Rumusan Masalah
            Mengapa minat belajar siswa rendah ?
1.3 Batasan Masalah
            Dalam penulisan makalah ini penulis membatasi masalah hanya pada minat belajar siswa SMAN 3 PEKANBARU pada tahun pelajaran 2012/2013 .
1.4 Tujuan Penulisan
            Tujuan yang akan penulis sampaikan dalam pembuatan makalah ini adalah :
1.4.1 Agar dapat mengetahui minat belajar siswa
1.4.2 Agar dapat meningkatkan minat belajar siswa
 1.5 Metode Penelitian
            Penulis mengunakan metode observasi yaitu dengan cara mengamati siswa





BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Minat Belajar Siswa
       Minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu ,gairah , keinginan dikutip dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia , hal  583 dan pengertian belajar adalah berusaha(berlatih) supaya mendapat sesuatu kepandaian . Maka penulis berpendapat dari batasan masalah diatas minat belajar siswa merupakan dorongan jiwa yang timbul untuk memdapatkan ilmu yang semestinya .
Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh (Slameto, 2010:180). Dalam hal ini, besar kecilnya minat sangat tergantung pada penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar dirinya. Seseorang yang berminat terhadap sesuatu  tentu akan lebih memperhatikan dengan perasaan senang tanpa ada tekanan.
Suatu minat dapat diekspresikan melalui pernyataan yang menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal daripada hal lainnya, dan dapat pula dimanifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. Siswa yang memiliki minat terhadap objek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap objek tersebut (Slameto, 2010:180). Minat dapat menjadi sebab sesuatu kegiatan dan sebagai hasil dari keikutsertaan dalam suatu kegiatan. Karena itu minat belajar adalah kecenderungan hati untuk belajar untuk mendapatkan informasi, pengetahuan, kecakapan melalui usaha, pengajaran atau pengalaman

Begitu juga yang dikutip dari situs  ( http://suhartini-spd.blogspot.com) pendapat yang dikemukakan oleh The Liang Gie menyatakan minat berarti sibuk, tertarik, atau terlihat sepenuhnya dengan sesuatu kegiatan karena menyadari pentingnya kegiatan itu. Dengan demikian, minat belajar adalah keterlibatan sepenuhnya seorang siswa dengan segenap kegiatan pikiran secara penuh perhatian untuk memperoleh pengetahuan dan mencapai pemahaman tentang pengetahuan ilmiah yang dipelajari di sekolah. Guru perlu membangkitkan minat siswa agar pelajaran yang diberikan mudah dimengerti. Kurangnya minat belajar dapat mengakibatkan kurangnya rasa ketertarikan pada suatu bidang tertentu, bahkan dapat melahirkan sikap penolakan kepada guru.
Jika seorang siswa memiliki minat pada pelajaran tertentu dia akan memperhatikannya. Namun sebaliknya, jika siswa tidak berminat pada mata pelajaran yang sedang diajarkan biasanya dia malas untuk belajar. Demikian juga dengan siswa yang tidak menaruh perhatian yang pada mata pelajaran yang diajarkan, maka sukarlah diharapkan siswa tersebut dapat belajar dengan baik. Hal ini tentu berpengaruh terhadap hasil belajarnya. Jadi, dapat dikatakan bahwa minat berhubungan erat dengan hasil belajar yang selanjutnya dapat digunakan sebagai pendorong  untuk meningkatkan hasil belajar.
Jadi minat bukan hanya berarti memiliki ketertarikan / rasa suka melainkan guru juga perlu membangkitkan minat belajar siswa pada bidang tertentu . Misalnya ada siswa yang menyukai pelajaran PKN tetapi ia tidak menyukai pelajaran MATEMATIKA maka kita mesti memberikan dorongan kepadanya .





Menurut The Ling Gie, arti penting minat dalam kaitannya dengan pelaksanaan studi adalah :
  1. Minat melahirkan perhatian yang serta merta.
  2. Minat memudahnya terciptanya konsentrasi.
  3. Minat mencegah gangguan dari luar
  4. Minat memperkuat melekatnya bahan pelajaran dalam ingatan.
  5. Minat memperkecil kebosanan belajar belajar dalam diri sendiri.

Maka menurut penulis Minat adalah keinginan jiwa terhadap sesuatu objek dengan tujuan untuk mencapai sesuatu yang diharapkan. Hal ini menggambarkan bahwa seseorang tidak akan mencapai tujuan yang diharapkan apabila di dalam diri orang tersebut tidak adanya minat atau keinginan untuk mencapai tujuan yang diharapkan itu. Minat pada dasarnya adalah penerimaan suatu hubungan antara diri sendiri dan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat. Dalam hubungannya dengan kegiatan belajar, minat menjadi motor penggerak untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Tanpa adanya minat tujuan belajar tidak akan tercapai.

Dalam lingkungan sekolah, membangkitkan minat belajar siswa merupakan tugas guru. Guru harus benar-benar menguasai semua keterampilan yang dibutuhkan dalam pengajaran antara lain: menguasai materi, memiliki media pembelajaran yang menarik dan bervariasi. Jikaguru tidak menggunakan variasi dalam proses pembelajaran, siswa akan cepat bosan dan jenuh terhadap materi pelajaran. Untuk mengatasi hal-hal tersebut guru hendaklah menggunakan variasi dalam mengajar, agar semangat dan minat siswa dalam belajar meningkat sehingga hasil belajar sesuai dengan yang diharapkan.

2.2 Membangkitkan Minat Belajar Siswa
Siswa adalah murid (terutama pada tingkat sekolah dasar dan menengah ) dan B angkit adalah bangun, berdiri, maju yang dikutip dari kamus Pintar bahasa indonesia , hal 951 dan hal 43 .Membangkitkan minat terhadap sesuatu pada dasarnya adalah membantu siswa melihat bagaimana hubungan antara materi yang diharapkan untuk dipelajarinya dengan dirinya sendiri sebagai individu. Proses ini berarti menunjukkan pada siswa bagaimana pengetahuan atau kecakapan tertentu mempengaruhi dirinya dalam upaya mencapai kebutuhan-kebutuhannya. Apabila siswa menyadari bahwa belajar merupakan suatu alat untuk mencapai beberapa tujuan yang dianggapnya penting dan bila siswa melihat bahwa dari hasil dari pengalaman belajarnya akan membawa kemajuan pada dirinya, kemungkinan besar siswa akan berminat dan termotivasi untuk mempelajarinya.
Dengan demikian perlu adanya usaha-usaha atau pemikiran yang dapat memberikan solusi terhadap peningkatan minat belajar siswa. Minat sebagai aspek kewajiban bukan aspek bawaan, melainkan kondisi yang terbentuk setelah dipengaruhi oleh lingkungan. Karena itu minat sifatnya berubah-ubah dan sangat tergantung pada individunya.
Minat belajar dapat dibangkitkan melalui latihan konsentrasi. Konsentrasi merupakan aktivitas jiwa untuk memperhatikan suatu objek secara mendalam. Dapat dikatakan bahwa konsentrasi itu muncul jika seseorang menaruh minat pada suatu objek, demikian pula sebaliknya merupakan kondisi psikologis yang sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kondisi tersebut amat penting sehingga konsentrasi yang baik akan melahirkan sikap pemusatan perhatian yang tinggi terhadap objek yang sedang dipelajari.
Minat sebagai salah satu aspek psikologis dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari dalam maupun dari luar . Dilihat dari dalam diri siswa, minat dipengaruhi oleh cita-cita, keinginan, kebutuhan, bakat dan kebiasaan. Sedangkan bila dilihat dari faktor luar, minat dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi lingkungan. Faktor luar tersebut dapat berupa kelengkapan sarana dan prasarana, pergaulan dengan orang tua, dan anggpan masyarakat terhadap suatu objek serta latar belakang sosial budaya. Penulis dapat berpendapat bahwa sperti batasan masalah diatas minat belajar siswa dapat mempegaruhi beberapa faktor dari dalam maupun dari luar .
Menurut Slameto (2010), faktor-faktor yang berpengaruh di atas dapat diatasi oleh guru di sekolah dengan cara:
  1. Penyajian materi yang dirancang secara sistematis, lebih praktis dan penyajiannya lebih berseni.
  2. Memberikan rangsangan kepada siswa agar menaruh perhatian yang tinggi terhadap bidang studi yang sedang diajarkan.
  3. Mengembangkan kebiasaan yang teratur
  4. Meningkatkan kondisi fisik siswa.
  5. Mempertahankan cita-cita dan aspirasi siswa.
  6. Menyediakan sarana penunjang yang memadai.
Minat berkaitan dengan nilai-nilai tertentu. Oleh karena itu, merenungkan nilai-nilai dalam aktivitas belajar sangat berguna untuk membangkitkan minat. Misalnya belajar agar lulus ujian, menjadi juara, ahli dalam salah satu ilmu, memenuhi rasa ingin tahu mendapatkan gelar atau memperoleh pekerjaan. Dengan demikian minat belajar tidak perlu berangkat dari nilai atau motivasi yang muluk-muluk. Bila minat belajar didapatkan pada gilirannya akan menumbuhkan konsentrasi atau kesungguhan dalam belajar.
Beberapa hal penting yang dapat dijadikan alasan untuk mendorong tumbuhnya minat belajar dalam diri seorang siswa yaitu :
  1. Suatu hasrat untuk memperoleh nilai-nilai yang lebih baik dalam semua mata pelajaran.
  2. Suatu dorongan batin untuk memuaskan rasa ingin tahu dalam satu atau lain bidang studi.
  3. Hasrat siswa untuk meningkatkan siswa dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pribadi.
  4. Hasrat siswa untuk menerima pujian dari orang tua, guru atau teman-teman.
5.      Gambaran diri dimasa mendatang untuk meraih sukses dalam suatu bidang khusus tertentu










BAB III
PENUTUP
3.1 kesimpulan
            Berdasarkan uraian pada bab pembahasan diatas disimpulkan bahwa Minat belajar siswa itu lebih mengarah dan mengacu pada kemauan setiap masing-masing siswa untuk belajar dan untuk maju dimasa depan . Minat belajar siswa untuk maju dimasa depan . Minat belajar siswa yang tinggi, itu dapat dilakukankan dengan beberapa hal atau solusi yang dapat membuat siswa menjadi tertarik untuk belajar . seperti beberapa strategi belajar tuntas, artinya untuk belajar sebagai penguasaan ( hasil belajar siswa secara penuh) terhadap pembelajaran yang diperbaharui . ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa yaitu Suatu hasrat untuk memperoleh nilai-nilai yang lebih baik dalam semua mata pelajaran, Suatu dorongan batin untuk memuaskan rasa ingin tahu dalam satu atau lain bidang studi, dan lain – lain

3.2 Saran

Minat sangat erat hubungannya dengan belajar. Sebagai seorang pendidik guru harus selalu berusaha untuk membangkitkan minat belajar untuk tujuan membentuk pribadi yang berkarakter. Tanpa adanya minat hasil pembelajaran yang diharapkan tidak akan maksimal. Pentingnya peranan minat dalam proses pembelajaran perlu dipahami oleh pendidik agar dapat melakukan berbagai bentuk tindakan atau bantuan kepada siswa
1.      Sebaiknya,siswa dan siswi mempunyai minat yang tinggi dalam belajar demi     masa depan kita.
2.       Hendaknya ada usaha dari diri kita sendiri untuk berkonsentrasi dalam belajar.
3.       Hendaknya siswa dan siswi selalu memperhatikan guru saat guru menerangkan disekolah.
4.    Hendaknya guru dalam mengajar menggunakan metode belajar yang bervariasi sehingga menimbulkan rasa ketertarikan pada diri siswa. Dengan adanya rasa ketertarikan ini siswa akan berminat untuk mengikuti pembelajaran. Siswa tidak merasa jenuh,sehingga ada semangat untuk belajar. Dan diharapkan ke depannya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
                                         
DAFTAR PUSTAKA
Hassan , fuat .1988 . kamus besar bahasa indonesia . jakarta : pustaka abadi
Santoso , ananda.1996.kamus pintar bahasa indonesia. Jakarta :fajar mulia
http://suhartini-spd.blogspot.com/2011/09/membangkitkan-minat-belajar-sebagai.html
                                                                               



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar